pada kenyataannya memang sakit yaa ?
sakit ngeliat kamu jalan dengan yang lain, ngeliat kamu ketawa sama orang lain, ngeliat kamu yang kayaknyaaa enjoyyy sama yang lain. saya seperti ketusuk, tusuk, tusuk pake silet karatan, yang bakterinya meninggalkan infeksi mendalam di hati saya, dengan berakhir pada satu kesimpulan, BENCI.
pada kenyataannya memang sakit yaa ?
waktu tau kamu memang mau dia, waktu tau kamu ternyata nganggap ini semua, maksud saya semua yang pernah kita lalui itu cuma hal biasa, hal biasa. saya seperti kegilas, gilas, gilas sama mobil pengangkut bensin, daging saya muncrat, dan kebakar bersama tumpahan bensin, dan pada akhirnya berakhir pada satu kesimpulan, AMBRUK.
pada kenyataannya kamu memang jahat yaa ?
iya kamu memang jahat di mata saya, kamu tega, terserah dengan sengaja atau tidak, kamu sudah buat saya berteriak-teriak dalam hati, ngepunduh-punduh di malam hari. saya seperti jatuh, jatuh dari gedung tingkat seratus, kepala saya hancur, hati saya ketusuk besi bangunan, singkatnya ini sumpah SAAAAKKKKKIIIIIIIIT !
kamu memang yang menyebabkan penyakit di hati saya, infeksi yang tidak ada antibiotiknya. kamu memang orang yang buat saya kegilas truk berkali-kali. aneh kenapa saya masih saja mau liat kamu. cuih :p
Tidak ada komentar:
Posting Komentar