Saya termenung di sini, di depan laptop dan sendirian di kamar, saya sedang tercekat, menyaksikan betapa mudahnya seseorang pergi, datang, pergi dan datang kembali.
Dan BODOHnya saya, saya tidak pernah belajar dari semua itu, malahan saya terkesan membiarkan semua itu, maksud saya yaa saya membiarkan saja semua, saya tidak membuat batasan.
Saya di sini sendrian di kamar, sambil mendengarkan lagu dari music for sale, so right . aah entahlah, apa yang terjadi dengan saya ? saya tidak pernah mau seperti ini. Bahkan dalam kondisi terjepit sekalipun, saya tidak akan mau dalam kondisi seperti ini. Selalu saja berarti di antara kalian, selalu saja menjadi pihak ke tiga yang memicu pertengkaran diantara dua pasangan yang sudah sangat terjaga.
Saya tidak mau begini sungguh !
Saya tidak menyangka kalau saya akan mampu jatuh ke dua kalinya pada lelaki yang secara normalnya sudah tidak boleh saya sukai lagi . yaa banyak yang mendukung saya dengan alih-alih mengatakan, perasaan tak mampu dikendalikan aumii, itu manusiawi . persetan dengan kalian semua yang bilang semua itu !
Kalian kira, saya tidak tau apa yang kalian bicarakan di belakang saya?
saya yang sebagai perebut
Saya yang sebagai penghancur
Saya yang sebagai bedebah
Asal kalian tau, saya tidak pernah mau berada di posisi ini. Andaikan saya tau bahwa lelaki yang menyelamatkan saya di kala sedih ternyata telah memiliki orang lain, tidak akan pernah sekalipun saya mengganGgu dia dan kehidupannya lebih dalam.
Kalian tidak tau cerita yang terjadi seperti apa.
Seharusnya kalian mengerti dulu, tidak mungkin apa yang terjadi sekarang murni karena saya, tidak mungkin saya tetap menyukai lelaki tersebut bila dia tidak menanggapi saya.
Seharusnya kalian cari tahu dahulu yang mana yang benar
Seharusnya kalian tidak boleh menilai seseorang terlalu cepat
Dasar KALIAN !
Tidak ada komentar:
Posting Komentar